Berdasarkan catatan penawaran umum Bapepam-LK, seperti dikutip detikFinance Jumat (8/10/2010) sebanyak 5 bank tengah memproses rencana aksi korporasi mereka.
Untuk instrumen obligasi, setidaknya ada dua bank yang kini sedang menyampaikan permohonan ke Bapepam-LK, dengan total nilai Rp 5 triliun. PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) siap menerbitkan obligasi IV tahun 2010 dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 3 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain obligasi, instrumen untuk mendapatkan dana segar lain adalah pencatatan saham perdana (IPO). Perusahaan tersebut adalah PT Bank Sinarmas. Anak usaha grup Sinarmas ini siap menjajakan saham perdana mereka sebanyak 515.306.400 lembar dengan nilai nominal per saham Rp 100.
Belum diketahui berapa harga penawaran atas saham tersebut karena kepastiannya baru akan terjawab saat penawaran umum (bookbuilding) tuntas.
Satu instrumen lain adalah penerbitan saham baru melalui mekanisme Penawaran Saham Terbatas (right issue). Terdapat duaΒ bank yang telah memasukkan permohonan rights issue ke Bapepam-LK, diantaranya PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk dan PT Bank Mayapada Internasional Tbk.
Bank Nusantara Parahyangan akan menawarkan saham baru sebanyak-banyaknya 99.963.158 lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp 500 per lembar. Sedangkan Bank Mayapada saham baru yang diterbitkan 515.306.400 lembar dengan nilai nominal Rp 100.
Hingga penghujung tahun ini, tercatat arus dana asing masuk Indonesia akan sangat deras. Bahkan di beberapa kali perdagangan, nilai transaksi saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia berhasil menyentuh Rp 8 triliun per hari.
Sedangkan instrumen yang diperdagangkan sangat terbatas. Dengan alasan ini maka perusahaan lokal berlomba-lomba menawarkan instrumen baru, baik obligasi ataupun saham baru.
Hasil riset DBS Vickers Securities menyebut, derasnya arus modal yang masuk ke Indonesia dikarenakan turunnya cost of capital dan prediksi ekonomi domestik yang tumbuh. Positifnya ekspektasi pemodal asing, menurut DBS Vickers menjadi faktor pendorong tingginya rasio IHSG.
Β
Β
(wep/dro)











































