"Kami pernah berdiskusi, pernah menyatakan minatnya," ungkap Direktur Utama KS, Fazwar Bujang saat ditemui dalam penawaran umum perdana saham perseroan di Hotel Pacific Place, SCBD Jakarta, Selasa (12/10/2010).
Namun, kepastian jumlah saham yang ingin diserap Posco masih belum ditentukan hingga proses bookbuilding tuntas. Lagi pula dirinya terbatas untuk memberikan hingga listing saham BUMN baja ini terlaksana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posco bersama KS memang melakukan kerja sama (join venture/JV) untuk membangun pabrik baja patungan, dengan nilai investasi mencapai US$ 6 miliar dan kapasitas 6 juta ton baja per tahun. Tahap I akan dibangun pabrik berkapasitas 3 juta ton dan selesai pada tahun 2013. Investasi tahap I mencapai US$ 2,5-3 miliar. Pabrik ini akan menghasilkan produk-produk seperti HRC *(hot rolled coil*), slab, dan plate.
Sedangkan untuk tahap kedua akan dilakukan konstruksi pada tahun 2011 dengan kapasitas 3 juta ton, sehingga total pembangunan dari tahap pertama dan kedua dilakukan selama 5 tahun.
Dari jumlah produksi ditahap kedua, sebanyak 30% akan diekspor ke Vietnam untuk memenuhi pabrik baja Posco yang memproduksi baja hilir. Lokasi pabrik baja Krakatau Posco ini akan berada di Krakatau Industrial Estate Cilegon Banten, yang akan menempati lahan seluas 400 hektar.
Selain Posco, PT Jaminan Sosial dan Tenaga Kerja (Jamsostek) juga berencana membeli saham KS dalam initial public offering (IPO) mendatang. Dana yang disiapkan tidak lebih dari Rp 500 miliar.
(wep/dro)











































