BEI Proses Permohonan 15 Online Trading Baru

BEI Proses Permohonan 15 Online Trading Baru

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Rabu, 13 Okt 2010 13:38 WIB
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerima 15 dokumen permohonan layanan online trading baru dari perusahaan sekuritas. Jika terjadi penambahan sekuritas yang melakukan aktivitas online trading, maka target 50 sekuritas yang terjun di pasar online trading akan terlampaui.

"Yang ada dipipeline 15 (sekuritas)," papar Direktur IT dan Risk Management BEI, Adidkin Basirun di kantornya, SCBD, Jakarta Rabu (13/10/2010).

Ia menambahkan, hingga kini sekuritas yang telah masuk ke pasar online trading mencapai 43 perusahaan. Seluruh perusahaan ini tidak hanya yang miliki layanan online trading, tapi termasuk layanan Direct Market Access (DMA).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kita gabungkan antara online dan DMA. Kalau melihat yang ada di pipeline sepertinya tahun ini bisa tercapai," jelas Adikin.

Perdagangan secara real time memang terus menjadi tren di para investor, khususnya retail. Dengan kemudahan akses dan dapat bertransaksi dimanapun, menjadikan layanan ini menjadi andalan untuk menopang industri pasar modal ke depannya.

Kita tahu bersama di awal tahun 2008, online trading belum begitu populer. Padahal layanan ini bisa menarik lebih banyak investor untuk terjun ke pasar modal. Sebab, online trading memberikan banyak kemudahan, terutama dalam kecepatan akses transaksi.

(wep/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads