Menurut Chief Executive Officer ACC, Djony Bunarto Tjondro penandatanganan antara perseroan telah dilakukan dengan beberapa bank, diantaranya Mizuho Corporate Bank, Ltd., Standard Chartered Bank, Citibank N.A, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) , PT Mandiri (Persero) Tbk Branch Singapore, Natixis, Overseas Chinese Banking Corporation (OCBC), PT Bank Ekonomi Rahardja Tbk, BNP Paribas dan Hongkong & Shanghai Banking Corporation (HSBC). Fasilitas ini berjangka waktu 3 tahun dan diperuntukkan sebagai modal kerja pembiayaan perseroan.
"Penandatanganan perjanjian dilakukan di Jakarta pada tanggal 13 Oktober 2010. Fasilitas yang diperoleh berbentuk pinjaman jangka panjang dan menurut rencana akan digunakan sebagai modal kerja hingga awal tahun 2011," ungkapnya dalam rilis yang diterima detikFinance, Kamis (14/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tahun 2009 Pembiayaan ACC tercatat telah mengalami peningkatan 44% dibanding dengan periode yang sama tahun yang lalu. "Pembiayaan yang diterima oleh perseron akan mendukung kegiatan pembiayaan yang diharapkan akan mencapai Rp 20 trilun di akhir tahun 2010," ucap Djony.
(wep/dro)











































