Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin jatuh di zona merah akibat sentimen pelemahan bursa-bursa regional. Saham-saham komoditas pertambangan dan konsumer menyeret IHSG jatuh 30 poin.
Membuka perdagangan tadi pagi, IHSG melemah, turun 5,339 poin (0,15%) ke level 3.591,692. Sementara di penutupan perdagangan Sesi I, IHSG terus turun 11,870 poin (0,33%) ke level 3.585,161.
Pelemahan IHSG konsisten sepanjang perdagangan awal pekan ini. Pada penutupan perdagangan, Senin (18/10/2010), IHSG turun 30,113 poin (0,84%) ke level 3.566,918. Sementara Indeks LQ 45 turun 7,163 (1,07%) ke level 661,755.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG tidak mampu keluar dari zona merah. IHSG sempat meyentuh posisi terendah di level 3.557,275 dan tertinggi hanya di level 3.593,104.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 118.837 kali pada volume 5,796 miliar lembar saham senilai Rp 4,397 triliun. Sebanyak 70 saham naik, 154 saham turun dan 54 saham stagnan.
Berikut kondisi bursa-bursa Asia hingga sore ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 15,93 poin (0,54%) ke level 2.955,23.
- Indeks Hang Seng turun 288,25 poin (1,21%) ke level 23.469,38.
- Indeks Nikkei 225 turun tipis 1,76 poin (0,02%) ke level 9.498,49.
- Indeks Straits Times turun 18,60 poin (0,58%) ke level 3.185,67.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Medco Energy (MEDC) naik Rp 550 ke Rp 4.225, Indo Citra Finance (INCF) naik Rp 240 ke Rp 2.150, Fast Food (FAST) naik Rp 200 ke Rp 9.000, dan Fajar Surya (FASW) naik Rp 200 ke Rp 3.100.
Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indotambang (ITMG) turun Rp 1.950 ke Rp 45.550, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.400 ke Rp 46.800, Tembaga Mulia (TBMS) turun Rp 800 ke Rp 6.200, dan Unilever (UNVR) turun Rp 800 ke Rp 17.250.











































