Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/10/2010).
"Ya. Kan kita ada rencana 2 untuk IPO, yaitu Krakatau Steel dan Garuda. Diskusi dengan Menteri BUMN, akan ada tambahan 7 lagi yang akan IPO. Kalau seandainya market pada saat sekarang ini lagi bagus, tentu baik sekali kalau seandainya ada lebih banyak perusahaan BUMN yang bisa listed," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, porsi kepemilikan asing atas Surat Utang Negara (SUN) rupiah yang diperdagangkan hingga akhir Juni 2010 mencapai Rp 162,5 triliun atau sebanyak 26,09% dari total SUN. Arus modal asing yang masuk sepanjang bulan Juni mencapai Rp 17,96 triliun.
Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo, banyaknya dana asing yang masuk ke Indonesia menunjukkan membaiknya fundamental perekonomian Indonesia sehingga menarik minat dan dana investor asing.
"Kita perlu tetap berupaya agar dana asing tersebut bisa berada di Indonesia dalam jangka waktu yang lebih lama," kata Agus.
Agus mengharapkan, para investor domestik seperti perusahaan asuransi, dana pensiun, reksa dana, bank, perusahaan maupun investor individu dan ritel juga mampu berperan menjadi penyeimbang derasnya arus dana asing yang masuk ke Indonesia.
"Dengan demikian stabilitas pasar keuangan domestik dapat terjaga dengan baik," ujarnya.
Ia mengatakan, sejalan dengan strategi pemerintah untuk mengutamakan sumber pembiayaan dalam negeri, termasuk penerbitan SBN rupiah di pasar domestik.
(nia/dnl)











































