Demikian disampaikan dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, Senin (18/10/2010).
Pendapatan usaha perseroan memang tumbuh 53,59% dari Rp 894,243 miliar menjadi Rp 1,373 triliun. Beban pokok pendapatan juga ikut meningkat 66,67% menjadi Rp 1,16 triliun, dari periode yang sama tahun lalu Rp 696,065 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun posisi keuangan perseroan terbantu dengan membaiknya pos beban lain-lain yang berkurang dari Rp 42,090 miliar menjadi Rp 27,276 miliar. Hal ini menjadikan laba sebelum pajak naik 7,47% dari Rp 62,842 miliar menjadi Rp 67,54 miliar.
Usai terpotong pajak Rp 21,737 miliar menjadikan laba sebelum hak minoritas perseroan Rp 45,802 miliar. Dan laba bersih pun akhirnya ditutup di level Rp 47,443 miliar,Β naik 15,38% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 41,117 miliar.
(wep/ang)











































