Lippo Karawaci Terbitkan Obligasi US$ 100 Juta

Lippo Karawaci Terbitkan Obligasi US$ 100 Juta

- detikFinance
Kamis, 21 Okt 2010 10:10 WIB
Lippo Karawaci Terbitkan Obligasi US$ 100 Juta
Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana untuk menerbitkan surat utang obligasi global senilai US$ 100 juta. Obligasi berjangka waktu 5 tahun ini diterbitkan untuk pembiayaan kembali (refinancing) surat utang perseroan yang akan jatuh tempo di Maret 2011.

Demikian disampaikan Investor Relation LPKR, Kevin Wong dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (21/10/2010).

"Penerbitan ini memnafaatkan kondisi suku bunga global yang rendah dan menghasilkan penghematan kumulatif kepada perseroan sebesar 2-5% dalam lima tahun ke depan," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, perseroan telah menunjuk Citigroup Capital dan Deutsche Bank sebagai konsultan dan bank investasi global. Rencananya penerbitan surat utang akan dilakukan pada November 2010, namun sebelumnya LPKR harus mendapat persetujuan dari pemegang saham.

Perusahaan properti ini telah mendapat peringkat B1 dari  Moody's, B+ dari Fitch Ratings, dan B dari  Standard & Poor's (S&P). Dan hasil dari penerbitan obligasi seluruhnya akan digunakan untuk refinancing membiayai kembali surat utang LPKR yang akan jatuh tempo Maret 2011.

Melalui obligasi global, tingkat modal LPKR akan naik dari Rp 5,26 triliun menjadi Rp 7,5 triliun di akhir tahun 2010 dengan total aset sekitar Rp 15,3 triliun.

Sementara itu, terkait penempatan saham terbatas (private placement) senilai Rp 2,2 triliun perseroan telah menandatangani Advanced Agreement kepada lima pihak pada tanggal 19/10/2010. Mereka diantaranya PT Metropolis Propertindo Utama, Alpha Consulting Limited, Boston Investment Limited, Meridian Investment Limited dan New Host Limited.

Direktur LPKR, Tjokro Libianto menambahkan, dana akan disetorkan dan digunakan perseroan sebagai deposit untuk pemesanan dikemudian hari atau uang muka pembayaran atas pemesanan pembelian oleh pemberi dana atas saham perseroan.

Kemudian hasil penerbitan saham baru (right issue) sebesar Rp 2,25 triliun, yang dipimpin oleh Ciptadana Securities, telah masuk ke rekening bank LPKR, yang akan meningkatkan modal perseroan.

 

 

(wep/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads