IHSG Kena Imbas Inflasi China

Sesi I

IHSG Kena Imbas Inflasi China

- detikFinance
Kamis, 21 Okt 2010 12:22 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu bertahan di teritori positif meski bursa-bursa regional sudah berbalik arah menjadi negatif. Namun penguatan IHSG sudah terpangkas setelah tadi pagi sempat menembus level 3.600.

Dinaungi sentimen positif dari penguatan bursa-bursa utama dunia, IHSG dibuka langsung menguat. Membuka perdagangan, IHSG dibuka naik ke level 3.579,146 dan kemudian melanjutkan penguatan ke level 3.610,559, naik 32 poin dari penutupan kemarin di level 3.578,954.

Namun seiring pelemahan bursa-bursa regional, kenaikan IHSG pun mulai berkurang. Bursa-bursa regional berbalik arah setelah China mengumumkan inflasinya tumbuh hingga ke level tertingginya sejak 2 tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menutup perdagangan Kamis (21/10/2010) sesi I, IHSG ditutup menguat 9,656 poin (0,27%) ke level 3.588,610. Indeks LQ 45 juga menguat 0,776 poin (0,12%) ke level 664,271.

Bursa-bursa Asia siang ini akhirnya mengalami koreksi meski tadi pagi sempat dibuka menguat:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 38,98 poin (1,30%) ke level 2.964,97.
  • Indeks Hang Seng melemah 16,71 poin (0,07%) ke level 23.539,79.
  • Indeks Nikkei-225 melemah 20,31 poin (0,22%) ke level 9.361,29.
  • Indeks Straits Times melemah 16,83 poin (0,53%) ke level 3.162,36.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 67.780 kali pada volume 4.049 juta lembar saham senilai Rp 2,513 triliun. Sebanyak 114 saham naik, 65 saham turun dan 90 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain Astra International (ASII) turun Rp 300 menjadi Rp 56.000, PGN (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 4.050, Medco Energy (MEDC) turun Rp 100 menjadi Rp 4.125, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 9.050.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.300 menjadi Rp 49.250, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 350 menjadi Rp 2.850, PTBA nai Rp 250 menjadi Rp 20.050.

(qom/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads