Investor terlihat berhati-hati menjelang pengumuman dari Bank Sentral AS dan pemilu pada pekan depan. The Fed akan mengumumkan rencana pemberian stimulus untuk mendorong perekonomian pada pekan depan.
"Ada dua kata-kata mantra pekan depan: hari pemilihan dan pengumuman The Fed," ujar Doug Roberts, chief investment strategist Channel Capital Research seperti dikutip dari Reuters, Rabu (27/10/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyeksi pendapatan yang rendah dari produsen obat Bristol-Myers Squibb Co dan produsen chip Texas Instrumen Inc membuat saham sektor farmasi dan chip melemah. Saham Bristol tercatat turun 1,1% dan Texas Instrument turun 0,3%.
"Pendapatan penting, tapi mereka tidak akan menjadi kekuatan pendorong," ujar Robert lagi.
Volatilitas meningkat pada sesi II dengan indeks volatilitas CBOE naik 1,9% karena para pialang menunggu event pada pekan depan.
Volume perdagangan sangat tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 7,3 miliar lembar saham, dibandingkan rata-rata tahun lalu sebanyak 8,75 miliar.
(qom/qom)











































