IHSG Masih Bergerak Mixed

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Bergerak Mixed

- detikFinance
Rabu, 27 Okt 2010 07:50 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat 10 poin setelah sempat terbentur teritori negatif. Penguatan saham perbankan dan infrastruktur menopang penguatan IHSG.

Pada penutupan perdagangan Selasa (26/10/2010), IHSG menguat 10,611 poin (0,29%%) ke level 3.654,102 . Sedangkan Indeks LQ 45 naik 2,7 poin (0,39%) ke level 679,011.

Ditengah minimnya sentimen, IHSG pada perdagangan Rabu (27/10/2010) diprediksi akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat tipis. Investor akan berhati-hati sambil menunggu keluarnya laporan keuangan emiten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"IHSG diperkirakan masih akan mencoba mencetak rekor baru di kisaran 3.635-3.675 dengan UNVR dan BMRI sebagai saham pilihan," demikian analisa dari Kresna Graha Sekurindo.

Saham-saham di bursa Wall Street bergerak flat menjelang berbagai peristiwa penting pada pekan depan. Investor terlihat berhati-hati menjelang pengumuman dari Bank Sentral AS dan pemilu pada pekan depan.

Pada perdagangan Selasa (26/10/2010), indeks Dow Jones ditutup menguat 5,41 poin (0,05%) ke level 11.169,46. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 0,02 poin ke level 1.185,64 dan Nasdaq menguat 6,44 poin (0,26%) ke level 2.497,29.

Sementara Bursa Jepang dibuka langsung menguat. Indeks Nikkei-225 dibuka naik 63,38 poin (0,68%) ke level 9.440,76.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Finan Corpindo Nusa:

Setelah sempat terkena tekanan jual akibat profit taking dan sentimen pelemahan bursa regional IHSG berhasil ditutup menguat terutama didorong oleh saham perbankan dan infrastruktur. Untuk Rabu IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan support 3.630 dan resistance 3.665.

Kapita Sekurindo:

Sesuai dengan prediksi kami IHSG bergerak menguat terbatas dengan kenaikan 10,61 poin atau 0,29%. Pergerakan bursa kawasan Asia yang ditutup bervariasi dan pembukaan bursa Eropa yang berada pada teritori negatif sempat menyeret IHSG ke teritori negatif kendati demikian IHSG berhasil ditutup di level penutupan baru yaitu pada level 3654,10. Listingnya saham PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) turut memberikan kontribusi kenaikan sektor Infrastructure yang mengalami kenaikan sebesar 0,84%

Penutupan IHSG kemarin menembus resistance di 3.645 diikuti dengan volume perdagangan yang meningkat dibanding volume yang terjadi pada hari sebelumnya. Garis stochastic oscillator pada level 60% masih terbuka keatas namun demikian potensi penurunan IHSG cenderung lebih besar dibanding kenaikannya. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.645 dan 3.630 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.660 dan 3.675.

Take Profit : AALI, BMRI. Speculative Buy: PGAS.

Kresna Graha Sekurindo:

IHSG kembali mencetak rekor, namun profit taking masih menekan IHSG. Divergensi harga dan volume perlu menjadi perhatian selain katalis dari laporan keuangan. IHSG diperkirakan masih akan mencoba mencetak rekor baru di kisaran 3,635-3,675 dengan UNVR dan BMRI sebagai saham pilihan.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads