Stimulus Tak Jelas, Wall Street Lesu

Stimulus Tak Jelas, Wall Street Lesu

- detikFinance
Kamis, 28 Okt 2010 07:01 WIB
Stimulus Tak Jelas, Wall Street Lesu
New York - Saham-saham di bursa Wall Street bergerak lesu karena investor tak kunjung mendapat kepastian seputar stimulus lanjutan yang akan digelontorkan oleh Bank Sentral AS (Federal Reserve).

Pada perdagangan Rabu (27/10/2010), indeks Dow Jones ditutup melemah 43,18 poin (0,39%) ke level 11.126,28. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah tipis 3,19 poin (0,27%) ke level 1.18245 dan Nasdaq menguat 5,97 poin (0,24%) ke level 2.503,26.

Saham-saham bergerak sangat volatile menunggu pertemuan Bank Sentral AS pada pekan depan. Saham material yang sudah melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir karena ekspektasi yang tinggi terhadap hadirnya stimulus akhirnya mengalami penurunan harian terbesar. Indeks S&P Material turun 0,9%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor semula sangat antusias merespons akan hadirnya stimulus tambahan dari The Fed untuk menggerakkan lagi perekonomian AS. Namun antusiasme itu luruh ketika Wall Street Journal melaporkan the Fed kemungkinan akan mencegak pendepatan yang 'mengejutkan dan membuat terpesona'.

"Orang-orang menggunakan alasan itu untuk mengambil untung setelah kenaikan saham-saham yang sanat tajam dalam beberapa bulan," ujar Tim Holland, co-portofolio manager dari Aston/TAMRO Diversified Equity Fund seperti dikutip dari Reuters, Kamis (28/10/2010).

Saham sektor material yang mengalami penurunan cukup besar antara lain Freeport McMoRan Copper & Gold Inc yang merosot 2,8%, AK Steel Holding Co merosot 3,4%.

Nasdaq menguat berkat lonjakan harga saham Broadcom Inc hingga 11,7%, sehari setelah mengumumkan proyeksi pendapatan yang mengejutkan.

Perdagangan saham sangat tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebesar 7,8 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun ini yang sebesar 8,75 miliar.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads