IHSG Masih Diselimuti Kelesuan

Rekomendasi Saham

IHSG Masih Diselimuti Kelesuan

- detikFinance
Kamis, 28 Okt 2010 07:14 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin akhirnya ditutup melemah menyusul profit taking atas sejumlah saham unggulan. Gerak IHSG juga dipengaruhi oleh koreksi bursa regional menunggu keluarnya kebijakan stimulus dari Bank Sentral AS (The Fed).

Pada penutupan bursa, Rabu (27/10/2010), IHSG melemah 29,635 poin (0,81%) ke level 3.624,467. Indeks LQ 45 turun 6,184 poin (0,91%) ke level 672,827.

Pergerakan IHSG yang penuh kelesuan diprediksi akan berlanjut hingga Kamis (28/10/2010) ini. Investor akan memanfaatkan momentum kelesuan bursa-bursa global untuk melakukan profit taking.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"IHSG pada hari ini telah melakukan death cross pada stochastic sehingga pelemahan masih mungkin terjadi, pada hari ini IHSG akan bergerak di dalam kisaran 3612-3671 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain TLKM dan TINS," demikian rekomendasi dari eTrading Securities.

"Untuk hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 3.601-3.650," jelas Panin Sekuritas dalam rekomendasinya.

Sementara Saham-saham di bursa Wall Street bergerak lesu karena investor tak kunjung mendapat kepastian seputar stimulus lanjutan yang akan digelontorkan oleh Bank Sentral AS (Federal Reserve).

Pada perdagangan Rabu (27/10/2010), indeks Dow Jones ditutup melemah 43,18 poin (0,39%) ke level 11.126,28. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah tipis 3,19 poin (0,27%) ke level 1.18245 dan Nasdaq menguat 5,97 poin (0,24%) ke level 2.503,26.

Bursa Jepang pun ikut lesu. Indeks Nikkei-225 mengawali perdagangan Kamis ini dengan penurunan 18,42 poin (0,25%) ke level 9.368,61.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Finan Corpindo Nusa:

IHSG terkoreksi akibat aksi profit taking seiring dengan pelemahan mayoritas bursa Asia dengan asing membukukan net selling sebesar Rp 30 miliar. Koreksi terutama didorong oleh saham sektor pertambangan dan konstruksi. Untuk Kamis IHSG berpotensi untuk menguat dengan support 3.595 dan resistance 3.660. Pelaku pasar akan melakukan selective buying sebagai antisipasi keluarnya laporan keuangan kuartal III 2010.

eTrading Securities:


Pada hari rabu IHSG ditutup melemah 29 point (-0.81%) dan pada saat ini bertengger di kisaran 3624, asing pada hari ini melakukan net sell sebesar 37 milliar, IHSG pada hari ini telah melakukan death cross pada stochastic sehingga pelemahan masih mungkin terjadi, pada hari ini IHSG akan bergerak di dalam kisaran 3612-3671 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain TLKM dan TINS

Panin Sekuritas:

IHSG akhirnya ditutup melemah menyusul aksi jual investor terhadap saham unggulan. Pegerakan IHSG dipengaruhi oleh gerak bursa regional dimana investor menunggu kebijakan yang akan diambil oleh The Fed dalam sidang mendatang. Kekhawatiran akan naiknya suku bunga AS dikhawatirkan akan mengurangi aliran dana ke emerging market. Untuk hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Kisaran support-resistance 3.601-3.650.

Kresna Sekurindo:


IHSG mencapai rekor tertinggi baru namun profit taking menekan index hingga berada di area negatif dipicu sentimen dari Asia. Divergensi harga dan volume diperkirakan masih memungkinkan tekanan jual, IHSG diperkirakan bergerak di 3,588-3,660 dengan PGAS dan SMCB sebagai saham pilihan.

Kapita Sekurindo:


HSG mengalami koreksi setelah mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir, turun 29,64 poin atau 0,81% ditutup pada level 3624,47. Selain IHSG sudah jenuh beli, bursa kawasan Asia yang ditutup rata-rata negatif turut berkontribusi terhadap penurunan IHSG.

Penutupan IHSG gagal bertahan diatas resistance chanel di 3660. Garis stochastic oscillator pada level 80% mulai berpotongan kebawah mengindikasikan potensi koreksi IHSG masih akan berlanjut. Adapun posisi support 1 dan 2 berada pada level 3.602 dan 3.580 sedangkan resistance 1 dan 2 berada pada level 3.660 dan 3.675.

Speculative Buy: INTP, Take Profit: LSIP, INTA.

Erdikha Sekuritas:

IHSG ditutup melemah 29.64 point menjadi 3624.47 (-0.81%). pelemahan saham-saham sektor pertambangan dan pelemahan sebagian besar bursa global menjadi penopang pelemahan dan sentimen negatif bagi indeks. pergerakan indeks masih berpeluang mixed dengan kisaran 3580-3670. Saham rekomendasi kami adalah INTP dan JPRS.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads