Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah tipis, turun 2,029 poin (0,06%) ke level 3.622,438. Namun, akhirnya berhasil masuk zona hijau dengan penguatan yang tipis pula, 0,514 poin (0,01%) ke level 3.624,981 pada pukul 9.35 waktu JATS
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Kamis (28/10/2010), IHSG menguat 16,117 poin (0,44%) ke level 3.640,584. Indeks LQ 45 naik 2,027 poin (0,30%) ke level 674,854.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini terlihat dari saham beberapa emiten yang sudah mempublikasikan laporan kinerja yang langsung menguat. Saham-saham yang mengalami penguatan diantaranya berada di sektor industri infrastruktur telekomunikasi dan perbankan.
Indeks bergerak ragu-ragu sepajang hari ini. IHSG sempat menyentuh tingkat tertinggi di level 3.641,139 dan terendah di level 3.614,634.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 60.193 kali pada volume 3,065 miliar lembar saham senilai Rp 2,222 triliun. Sebanyak 130 saham naik, 62 saham turun, dan 64 saham stagnan.
Bursa regional hingga siang ini masih bergerak mixed, beberapa ada yang bergerak di teritori positif sementara sebagian juga ada yang masuk zona hijau. Pergerakan Bursa regional ini masih ragu-ragu sementara menunggu kebijakan stimulus dari Bank Sentral AS (The Fed).
Berikut kondisi bursa regional hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 17,28 poin (0,58%) ke level 2.979,77.
- Indeks Hang Seng naik 64,21 poin (0,28%) ke level 23.228,79.
- Indeks Nikkei 225 turun 14,70 (0,16%) ke level 9.372,33.
- Indeks Straits Times naik 9,55 poin (0,31%) ke level 3.133,93.
Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Petrosea (PTRO) turun Rp 1.200 ke Rp 40.000, Indocement (ITMG) turun Rp 850 ke Rp 46.700, Mayora (MYOR) turun Rp 350 ke Rp 11.600, dan Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 350 ke Rp 19.250. (ang/dnl)











































