Demikian disampaikan Direktur Utama BEI, Ito Warsito usai RUPSLB dalam rangka persetujuan rencana kerja dan anggaran tahunan (RKAT), di Hotel Ritz Calton Pasific Place, SCBD Jakarta Kamis (28/10/2010).
"Rata-rata nilai transaksi harian bursa akan naik jadi Rp 4,85 triliun, naik dari tahun lalu," ujar Ito.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ito, sepanjang tahun depan otoritas pasar modal mencanangkan jumlah emiten baru melalui Initial Public Offering (IPO) sebanyak 25 perseroan. Target ini sama dengan yang ingin dicapai tahun 2010. Meskipun sampai dengan hari ini IPO kini baru berjulah 15 emiten.
"Ada 10 lagi untuk capai target, tapi yang ada di Bapepam yang sedang proses 12, tapi semuanya tergantung emitennyaa seberapa cepat proses pernyataan pendaftarannya," tegas Ito.
BEI juga menargetkan 35 emiten yang akan mencatatkan saham baru (right issue dan saham bonus), kemudian emisi obligasi berjumlah 35 emisi dan emisi obligasi negara 17 negara. Rata-rata volume transaksi harian Surat Berharga Negara (SBN) melalui CTP VAS, diproyeksikan mencapai Rp 7,46 miliae dan rata-rata volume transaksi harian obligasi korporasi mencapai Rp 18,37 miliar.
(wep/ang)











































