Berdasarkan laporan keuangan perseroan unaudited yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat (29/10/2010), penjualan BRAU sebenarnya naik tipis dari Rp 6,15 triliun menjadi Rp 6,966 triliun.
Namun beban penjualan juga ikut meningkat sebesar Rp 1,22 triliun dari Rp 3,579 triliun menjadi Rp 4,732 triliun. Dengan demikian laba kotor perseroan langsung merosot 13,11% menjadi Rp 2,233 triliun, dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 2,57 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan beban bersih Rp 503,603 miliar, maka laba sebelum pajak BRAU mencapai Rp 1,394 triliun. Laba usaha turun 41,08% dibanding triwulan III 2009, Rp 2,366 triliun.
Laba bersih pun akhirnya berada di level Rp 395,854 miliar, turun 35,57% dibanding tahun 2009Β Rp 614,413 miliar.
(wep/ang)











































