PT Jamsostek (Persero) mendapatkan jatah sebanyak Rp 100 miliar dalam penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) PT Krakatau Steel (KS). Dengan uang sebanyak itu, Jamsostek kebagian 1,17 juta lembar saham.
Demikian hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (1/11/2010).
"Kita kebagian 1,17 juta lembar saham. Itu sekitar Rp 100 miliar," kata Hotbonar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krakatau Steel akan melakukan penawaran mulai besok tanggal 2 November hingga 4 November 2010 dan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) di 10 November 2010.
Pernyataan efektif telah diperoleh pada 29 Oktober 2010 dengan masa penjatahan pada 8 November 2010. Distribusi pada 9 November 2010.
Harga pelaksanaan IPO ditetapkan sebesar Rp 850 per saham dari kisaran harga yang ditetapkan sebesar Rp 800-1.050 per lembar. Dengan harga Rp 850, maka total perolehan dana IPO sebesar Rp 2,681 triliun. Dalam IPO ini, KS menunjuk 3 penjamin emisi (underwriter) yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Bahana Securities.
Dalam proses bookbuilding yang telah digelar dan berakhir pekan lalu, KS berhasil memperoleh pesanan hingga 30 miliar saham atau hampir 9 kali dari jumlah saham yang dilepas ke publik.
(ang/dnl)











































