IHSG Labil, Rupiah Melemah Tipis

IHSG Labil, Rupiah Melemah Tipis

- detikFinance
Selasa, 02 Nov 2010 10:05 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak labil pada sesi pagi ini seiring pergerakan bursa-bursa regional yang juga flat. Investor hanya melakukan aksi pembelian selektif di tengah penantian investor terhadap 2 momen besar di AS.

Mengawali perdagangan, IHSG langsung melemah dan sempat mencicipi teritori positif. Namun dalam setengah jam perdagangan, IHSG sudah kembali bergerak di teritori negatif dalam volume perdagangan yang tipis.

Mengawali perdagangan Selasa (2/11/2010), IHSG langsung melemah ke di level 3.635,388 .Pada pukul 10.00 waktu JATS, IHSG tercatat menguat tipis 1,1 poin (0,03%) ke level 3.636,247. IHSG pada pagi ini sempat menguat ke 3.644,718 dan berada di titik terendahnya pada 3.629,165.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara nilai tukar rupiah melemah tipis ke level 8.930 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 8.920 per dolar AS.

Bursa-bursa regional bergerak flat pada pagi ini.

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 11,91 poin (0,39%) ke level 3.042,11.
  • Indeks Nikkei-225 melemah 9,53 poin (0,10%) e level 9.145,19.
  • Indeks Straits Times menguat tipis 9,34 poin (0,29%) 3.201,62.

Pergerakan bursa-bursa regional ini mengikuti apa yang terjadi di bursa Wall Street tadi malam. Seperti diketahui, Saham-saham di bursa Wall Street masih bergerak flat, menunggu 2 momen besar pada pekan ini yakni pemilu Senat dan pertemuan Bank Sentral AS. Investor memilih bersabar karena hasil dari 2 momen besar itu akan sangat menentukan arah investasi ke depan.

eTrading Securities dalam rekomendasinya mengatakan, indeks Dow Jones kemarin (1/11/2010) ditutup menguat 6 point (+0.06%) ke level 11,124.62 sehubungan dengan jumlah industry manufaktur yang tercatat naik di China dan AS serta karena adanya spekulasi yang beredar mengenai jumlah stimulus yang akan dikeluarkan oleh The Feds untuk membantu perekonomian.

Sementara di Indonesia, pada perdagangan awal minggu ini IHSG ditutup menguat 9 point (+0.27%) ke level 3645.15. Penguatan ini ditopang oleh kenaikan saham sector perbankan, sementara asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 511 miliar di perdagangan regular Senin (1/11), asing melakukan penjualan secara besar-besaran di saham TLKM.

"Pada hari ini IHSG diperkirakan akan berada di kisaran 3600 – 3671 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan antara lain LPKR, GGRM, MAPI dan CMNP," demikian analisa dari eTrading Securities.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads