"Sesungguhnya tidak bisa disebut potensi kerugian negara. Kita ini kan menjual saham pada harga yang tepat, yang artinya bukan tinggi atau rendah. Tapi harga berdasarkan kajian," ujar Mustafa di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (2/11/2010).
Seperti diketahui, harga saham IPO KS dilepas Rp 850 per lembar. Menurut Mustafa, dibandingkan dengan 2 pabrik baja lain di tanah air non BUMN, harga saham KS tersebut lebih tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan belum tahu, belum kejadian. Namanya juga pasar modal. Jadi ada ketidakpastian," tambah Mustafa.
Seperti diketahui, KS berencana melepaskan 3.155.000.000 saham baru ke publik dan mencatatkannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2010. Pernyataan efektif telah diperoleh pada 29 Oktober 2010. Masa Penawaran akan digelar pada 2-4 November 2010. Penjatahan pada 8 November 2010. Distribusi pada 9 November 2010.
Harga pelaksanaan IPO ditetapkan sebesar Rp 850 per saham dari kisaran harga yang ditetapkan sebesar Rp 800-1.050 per lembar. Dengan harga Rp 850, maka total perolehan dana IPO sebesar Rp 2,681 triliun. Dalam IPO ini, KS menunjuk 3 penjamin emisi (underwriter) yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Bahana Securities.
Dalam proses bookbuilding yang telah digelar dan berakhir pekan lalu, KS berhasil memperoleh pesanan hingga 30 miliar saham atau hampir 9 kali dari jumlah saham yang dilepas ke publik.
Namun penetapan harga saham IPO Rp 850 itu dinilai sangat murah dan berpotensi merugikan negara. Ekonom Sustainable Development Indonesia yang juga Wakil Ketua Umum PAN, Dradjad Wibowo menilai Menteri BUMN mengungkapkan harga saham IPO KS sangat murah sehingga akan banyak orang yang mencari untung cepat dari kenaikan harga saham IPO KS pada saat listing perdana di bursa.
Sementara pihak underwriter menegaskan, penetapan harga itu sudah melalui perhitungan cermat. Jika dinaikan saja Rp 50 ke Rp 900 per lembar, maka KS bisa kehilangan sekitar setengah dari investor yang sudah melakukan penawaran.
(dnl/dro)











































