Mengawali perdagangan Rabu (3/11/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 3.625,680 dan kemudian melanjutkan penguatan ke level 3.641,733, melesat 16 poin dari penutupan kemarin di level 3.625,488.
Pada perdagangan pre-opening, IHSG naik 7,633 poin (0,21%) ke level 3.633,121. Indeks LQ45 juga naik 1,975 poin (0,29%) ke level 672,331.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kelihatannya, daya beli masih mampu membuat IHSG bertahan di zona positif pada perdagangan pagi ini. Saham-saham unggulan belum bereaksi terhadap pelemahan lanjutan saham TLKM.
Transaksi pagi ini berjalan minim yang rawan aksi ambil untung (profit taking) dadakan. Jika tidak ada daya beli yang memadai, IHSG bisa terjun ke zona negatif seperti yang terjadi pada perdagangan kemarin.
Sentimen bursa regional juga belum cukup kuat. Investor global diperkirakan masih menunggu hasil sidang The Fed dan pemilu Kongres AS. Aksi wait and see ini membuat perdagangan bursa-bursa di Asia bergerak ragu-ragu dalam kecenderungan stagnan dan tidak bersemangat.
Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka stagnan level 8.925/US$ dengan volume perdagangan sangat tipis.
IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran 3.600 hingga 3.671 hari ini. Hingga pukul 09.35 JATS, IHSG bertengger di level 3.638,293, naik 12,805 poin (0,35%).
Bursa-bursa regional Asia bergerak dalam tren penguatan cukup tinggi:
- Indeks Komposit Shanghai turun 24,42 poin (0,80%) ke level 3.021,01.
- Indeks Hang Seng menguat 56,11 poin (0,24%) ke level 23.734,47.
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 5,26 poin (0,06%) ke level 9.159,98.
- Indeks Straits Times menguat 49,97 poin (1,61%) ke level 3.192,62.
Â
Â
(dro/dro)











































