IHSG dibuka naik tipis ke level 3.625,680 dan kemudian sempat menguat ke level 3.641,733, naik 6 poin dari penutupan kemarin di level 3.625,488.
Lagi-lagi penguatan IHSG tidak bertahan lama. Koreksi tajam lanjutan atas saham Telkom (TLKM) kembali memicu aksi jual pada sebagian besar saham-saham unggulan. Hanya indeks saham konsumsi, properti, keuangan, dan perdagangan yang masih menguat, sisanya terjebak di zona merah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika diakumulasi selama 3 hari terakhir, net sell asing di saham TLKM mendekati Rp 1 triliun. Harga saham TLKM pun merosot 12,97% dalam 4 hari berturut-turut.
Sementara bursa-bursa saham regional Asia justru didominasi penguatan. Namun sentimen positif itu tidak mampu membuat IHSG bertahan di zona positif. Koreksi saham TLKM membuat saham-saham unggulan melemah dan menyeret IHSG turun ke zona negatif, sempat menyentuh level 3.615,962, turun 10 poin.
Pada penutupan perdagangan sesi I Rabu (3/11/2010), IHSG turun 9,489 poin (0,26%) ke level 3.615,999. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 4,114 poin (0,61%) ke level 666,242.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 73.711 kali pada volume 3,193 miliar lembar saham senilai Rp 2,886 triliun. Sebanyak 96 saham naik, 105 saham turun dan 74 saham stagnan.
Transaksi investor asing mencatat penjualan bersih (foreign net sell) tipis sebesar Rp 68,179 miliar.
Bursa-bursa regional Asia didominasi penguatan:
- Indeks Hang Seng naik menguat 460,96 poin (1,95%) ke level 24.132,38.
- Indeks Nikkei 225 naik tipis 5,26 poin (0,06%) ke level 9.159,98.
- Indeks Straits Times menguat 25,68 poin (0,80%) ke level 3.230,93.
Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bir Bintang (MLBI) turun Rp 8.000 ke Rp 252.000, Astra International (ASII) turun Rp 1.350 ke Rp 55.200, Telkom (TLKM) turun Rp 250 ke Rp 8.050. (dro/dnl)











































