Demikian disampaikan dalam laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (3/11/2010).
Pendapatan perseroan hingga September 2010 mencapai RP 257,622 miliar, atau turun 29,15% dari periode yang sama tahun lalu, Rp 362,834 miliar. Meski beban pendapatan turun menjadi Rp 124,961 miliar, tidak menjadikan laba kotor perseroan membaik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laba sebelum pajak juga turun lebih dari dua kali lipat dari periode Januari-September 2009 Rp 35,104 miliar menjadi hanya Rp 14,316 miliar. Laba sebelum hak minoritas perseroan mencapai Rp 10,308 miliar. Padahal sebelumnya, pos laba ini bisa mencapai 24,895 miliar.
Laba bersihpun akhirnya ditutup di level Rp 10,306 miliar, hingga triwulan III-2010, dari sebelumnya Rp 23,092 miliar. Laba bersih per saham Rp 6,57.
(wep/dro)











































