Telkom Dihajar Lagi, IHSG Sempat Jatuh ke 3.500

Telkom Dihajar Lagi, IHSG Sempat Jatuh ke 3.500

- detikFinance
Rabu, 03 Nov 2010 16:13 WIB
Telkom Dihajar Lagi, IHSG Sempat Jatuh ke 3.500
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah 19 poin terseret pelemahan saham-saham unggulan. Tekanan jual asing pada saham Telkom (TLKM) yang kian berlanjut terus menekan IHSG hingga sempat menyentuh level 3.500.

Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 3.625,680 dan kemudian sempat menguat ke level 3.641,733, naik 16 poin dari penutupan kemarin di level 3.625,488.

Sayangnya, penguatan tidak bertahan lama. Seperti yang terjadi pada perdagangan beberapa hari belakangan, koreksi tajam saham Telkom (TLKM) yang merupakan saham dengan kapitalisasi pasar nomor dua di Bursa Efek Indonesia (BEI) memicu pelemahan massal saham-saham unggulan di berbagai sektor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor asing terus menerus melakukan aksi jual massif di saham Telkom (TLKM) selama 4 hari berturut-turut dengan nilai jual bersih (net sell) di saham BUMN raksasa ini lebih dari Rp 1,033 triliun. Khusus hari ini saja, net sell asing di saham TLKM mencapai Rp 292,449 miliar. Kapitalisasi saham TLKM merosot Rp 24 triliun dalam 4 hari seiring dengan penurunan harga sebesar 12,97%.

Analis menduga, rencana konsolidasi Flexi milik TLKM dengan Esia milik Bakrie Telecom (BTEL) membuat asing memutuskan melepas portofolionya di saham TLKM. Namun dugaan lain mengatakan, investor asing sengaja menarik dana untuk bersiap-siap mengangkat saham perdana Krakatau Steel (KS) yang akan dicatatkan pada 10 November 2010.

Pelemahan TLKM memicu aksi jual pada saham-saham unggulan dan membuat hampir seluruh indeks saham sektoral terkoreksi, kecuali indeks saham properti, keuangan dan perdagangan.

Perdagangan juga diramaikan dengan penjualan 1% saham Gudang Garam (GGRM) di pasar negosiasi di harga Rp 30.000 per saham (diskon 38%) senilai Rp 599,340 miliar dan penjualan 5,8% saham Trada Maritim (TRAM) di harga Rp 565 (diskon 4,23%) senilai Rp 299,450 miliar.

Sentimen positif bursa-bursa regional Asia yang didominasi penguatan tampaknya tidak mampu memberikan semangat IHSG. Pelemahan TLKM yang memicu pelemahan saham-saham unggulan membuat IHSG sempat terkoreksi 35 poin ke level 3.590,374.

Pada penutupan perdagangan Rabu (3/11/2010), IHSG ditutup melemah 19,815 poin (0,54%) ke level 3.605,673. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 5,784 poin (0,86%) ke level 664,572.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 134.384 kali pada volume 5,768 miliar lembar saham senilai Rp 6,350 triliun. Sebanyak 86 saham naik, 132 saham turun dan 88 saham stagnan.

Transaksi investor asing mencatat penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 178,970 miliar.

Bursa-bursa regional Asia didominasi penguatan:
  • Indeks Hang Seng melesat 473,25 poin (2,00%) ke level 24.144,67.
  • Indeks Straits Times menguat 21,53 poin (0,68%) ke level 3.227,09
  • Indeks KOSPI naik 17,93 poin (0,93%) ke level 1.935,97.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 4.250 ke Rp 28.400, Harum Energy (HRUM) naik Rp 400 ke Rp 6.150, United Tractors (UNTR) naik Rp 200 ke Rp 21.800.

Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Bir Bintang (MLBI) turun Rp 8.000 ke Rp 252.000, Astra International (ASII) turun Rp 950 ke Rp 55.600, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 750 ke Rp 46.500, Telkom (TLKM) turun Rp 250 ke Rp 8.050. (dro/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads