Mengawali perdagangan, IHSG dibuka naik tipis ke level 3.605,865 dan kemudian sempat menguat ke level 3.633,692, naik 28 poin dari penutupan kemarin di level 3.605,673.
IHSG berhasil bertahan di zona positif seiring dengan penguatan saham-saham komoditas perkebunan dan pertambangan. Saham Telkom (TLKM) yang selama 4 hari berturut-turut mengalami tekanan jual asing yang cukup hebat akhirnya bertahan, meskipun masih rawan koreksi lanjutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun saham-saham unggulan komoditas mulai diburu investor, sehingga ada penyeimbang terhadap sentimen negatif yang dibawa saham TLKM.
Pada penutupan perdagangan sesi I Kamis (4/11/2010), IHSG naik tipis 9,574 poin (0,26%) ke level 3.615,247. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 1,409 poin (0,21%) ke level 665,981.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 58.689 kali pada volume 1,971 miliar lembar saham senilai Rp 2,779 triliun. Sebanyak 114 saham naik, 87 saham turun dan 76 saham stagnan.
Transaksi investor asing mencatat penjualan bersih (foreign net sell) tipis sebesar Rp 121,467 miliar.
Bursa-bursa regional Asia didominasi penguatan:
- Indeks Hang Seng naik menguat 284,74 poin (1,18%) ke level 24.429,41.
- Indeks Nikkei 225 melesat 190,91 poin (2,08%) ke level 9.350,75.
- Indeks Straits Times naik tipis 4,31 poin (0,13%) ke level 3.229,28.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Bukit Asam (PTBA) naik Rp 1.200 ke Rp 19.900, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 550 ke Rp 47.050, United Tractors (UNTR) naik Rp 400 ke Rp 22.200, Astra Agro (AALI) naik Rp 300 ke Rp 25.150.
Sementara saham-saham yang turun cukup tinggi dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 850 ke Rp 47.550, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 850 ke Rp 11.350, Astra International (ASII) turun Rp 300 ke Rp 55.300.
Â
Â
(dro/qom)











































