Mengawali perdagangan Jumat (5/11/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 3.629,716 dan kemudian melanjutkan penguatan ke level 3.665,849, melesat 36 poin dari penutupan kemarin di level 3.629,046.
Pada perdagangan pre-opening, IHSG langsung melesat 25,828 poin (0,71%) ke level 3.654,874. Indeks LQ45 juga naik 6,681 poin (0,99%) ke level 676,467.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tekanan jual pada saham Telkom (TLKM) yang membuat pergerakan IHSG terbatas sepanjang pekan ini pun sudah mereda.. Penguatan saham-saham komoditas perkebunan dan pertambangan memimpin laju penguatan IHSG pagi ini. Seluruh indeks saham sektoral menguat. Hanya tampak beberapa saham unggulan yang berada di teritori negatif.
Pada perdagangan Kamis (4/11/2010), indeks Dow Jones menguat 219,71 poin (1,96%) ke level 11.434,84. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 23,10 poin (1,93%) ke level 1.221,06, yang merupakan level tertinggi sejak September 2008.
Saham-saham di bursa Wall Street tadi malam melesat hingga ke titik tertingginya sebelum era bangkrutnya Lehman Brothers di penghujung 2008. Sementara dolar AS melemah tajam, merespons keputusan Bank Sentral AS untuk menggelontorkan likuiditas hingga US$ 600 miliar.
Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis ke level 8.900/US$ dari penutupan kemarin di level 8.903/US$.
IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran 3.600 hingga 3.669 hari ini. Hingga pukul 09.35 JATS, IHSG bertengger di level 3.659,261, naik 30,215 poin (0,83%).
Bursa-bursa regional Asia bergerak dalam tren penguatan cukup tinggi:
- Indeks Komposit Shanghai naik 28,04 poin (0,91%) ke level 3.114,98.
- Indeks Hang Seng melesat 328,97 poin (1,34%) ke level 24.863,69.
- Indeks Nikkei 225 melesat 251,52 poin (2,69%) ke level 9.610,30.
- Indeks Straits Times menguat 15,34 poin (0,48%) ke level 3.240,31.
Β
(dro/dro)











































