Berdasarkan data transaksi perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Jumat (5/11/2010), RX tercatat memasukkan order sebanyak 2.000 lot atau 1 juta lembar saham ICBP pada pukul 15.46.11 waktu JATS. Transaksi terjadi di pasar negosiasi melalui mekanisme tutup sendiri (crossing).
Harga per saham yang dimasukkan sebesar Rp 46.303.884 per saham, sehingga total order tersebut mencapai Rp 46,303 triliun. Kesalahan ini menyebabkan nilai transaksi IHSG membengkak tajam menjadi Rp 52,180 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi memang ada kesalahan input. Harga yang seharusnya dimasukkan sebesar Rp 5.200 per saham, tapi yang diinput malah Rp 46,303 juta per saham untuk order 1 juta lembar. Jadi order tersebut nilainya Rp 46,303 triliun," jelas Wan Wei Yiong.
Ia mengatakan, BEI telah melakukan perbaikan atas order tersebut, sehingga nilai transaksi IHSG yang sebenarnya adalah sebesar Rp 5,8 triliun. BEI masih melakukan penelusuran penyebab kesalahan input ini.
"Sudah kita perbaiki. Jadi nilai transaksi bukan Rp 52 triliun tapi Rp 5,8 triliun. Saat ini kita sedang melakukan penelusuran atas penyebab kesalahan ini," ujarnya.
Â
Â
(dro/qom)











































