Bumi Resources Minerals Anggarkan Capex US$ 581 Juta

Bumi Resources Minerals Anggarkan Capex US$ 581 Juta

- detikFinance
Senin, 08 Nov 2010 15:27 WIB
Bumi Resources Minerals Anggarkan Capex US$ 581 Juta
Jakarta - PT Bumi Resources Minerals (BRM) siap mengalokasikan US$ 581 juta sebagai belanja modal dalam rangka pengembangan anak usahanya dalam 3 tahun ke depan.

Menurut Direktur Keuangan BRM, Yuanita Rohali, belanja modal terbagi menjadi tiga tahap. Pada tahun pertama sejumlah US$ 240 juta akan digunakan untuk pengembangan Dairi Prima Mineral (DPM), dengan kepemilikan mayoritas 80%. Selain itu, dana juga digunakan untuk anak usaha yang lain, Bumi Mauritania, Afrika Barat.

Selanjutnya, di tahun ke-2, perseroan melanjutkan proses eksplorasi di DPM dengan alokasi dana US$ 275 juta. "Dairi Prima memiliki kandungan 5,4 juta ton dan akan berproduksi  timah hitam  dan seng dalam dua tahun ke depan. Akhir 2012 siap produksi," ungkapnya usai paparan publik penawaran saham perdana BRM di Hotel Ritz Calton, SCBD, Jakarta, Senin (8/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dan di tahun terakhir, US$ 66 juta siap digelontorkan kepada sejumlah anak usaha. Tercatat perseroan memiliki beberapa anak usaha yang bergerak di bidang tambang non batu bara.

Anak usaha perseroan, Bumi Mauritania, saat ini sedang tahap pengembangan dengan target produksi secepatnya tahun 2011. Berlokasi di Afrika Barat, perseroan siap memproduksi bijih besi, dengan kandungan sumber daya tercadangkan mencapai 100 juta ton.

Selanjutnya, anak usaha PT Citra Palu Minerals (CPM) dengan kepemilikan 96,67% serta PT Gorontalo Minerals (GM) dengan kepemilikan 80%, sedang dalam tahap akhir eksplorasi. Produksi keduanya akan dimulai pada 2014.

CPM merupakan pemegang kontrak karya seluas area 138.889 ha di Sulawasi Tengah, dengan cadangan emas 0,7 juta ons. Sementara GM, memiliki luas kontrak karya 36.070 ha tambang emas dan tembaga, dengan cadangan masing-masing 2,5 juta ons dan 2,1 miliar pounds.

"Proyek Liberia, melalui Konblo Bumi Inc. memiliki 7 lisensi untuk bahan tambang berupa permata, emas, berlian, dan mineral lain. Untuk Bumi Resources Japan Company Limited (Bumi Japan), merupakan special purpose vehicle (SPV)," ucap Investor Relation BRM, Herwin W. Hidayat.

 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads