Investor mengambil untung dengan saham-saham perbankan terutama mengalami tekanan paling besar. Namun kenaikan saham Teknologi masih mampu menopang Nasdaq di teritori positif.
Pada perdagangan Senin (8/11/2010), indeks Dow Jones ditutup melemah 37,24 poin (0,33%) ke level 11.406,84. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 2,60 poin (0,21%) ke level 1.223,25 dan Nasdaq menguat 1,07 poin (0,04%) ke level 2.580,05.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks saham di bursa Wall Street pada akhir pekan lalu sempat melonjak tajam hingga titik tertinggi setelah September 2008. Investor merespons positif hasil pemilu sela dengan kemenangan Republik, plus adanya rencana The Fed untuk menambah likuiditas hingga US$ 600 miliar.
Saham-saham perbankan akhirnya mengalami koreksi setelah lonjakan pada pekan lalu. Keputusan The Fed untuk menjaga suku bunga tetap rendah dinilai bisa menggerus laba perbankan.
"Tingkat suku bunga negatif tidak sehat untuk saham-saham perbankan dan bank masih memiliki banyak kredit macet dalam pembukuannya," ujar Bruce Bittles, chief investment Robert W. Baird & Co.
Volume perdagangan masih tipis, yakni transaksi di New York Stock Exchange hanya sebesar 7,07 miliar lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebesar 8,73 miliar.
(qom/qom)
