Pemegang Saham Restui Merger OCBC NISP

Pemegang Saham Restui Merger OCBC NISP

- detikFinance
Selasa, 09 Nov 2010 12:17 WIB
Pemegang Saham Restui Merger OCBC NISP
Jakarta - PT Bank OCBC NISP Tbk dan PT Bank OCBC Indonesia akhirnya resmi melakukan penggabungan (merger) setelah mendapatkan persetujuan atas pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Kedua bank tersebut hanya tinggal memperoleh ijin Bank Indonesia (BI) serta perubahan anggaran dasar Bank OCBC NISP oleh Kementerian Hukum dan HAM.

"Penggabungan usaha atau merger ini dimaksudkan untuk menciptakan sinergi antara OCBC NISP dan OCBC Indonesia," ujar Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja dalam konferensi persnya di OCBC NISP Tower, Jalan Kuningan, Selasa (09/11/2010).

Seperti diberitakan sebelumnya, Bank OCBC NISP dan Bank OCBC Indonesia berencana melakukan penggabungan usaha kedua perusahaan tersebut atau merger. Parwati mengungkapkan, Bank OCBC NISP merupakan perusahaan publik yang 81,9% sahamnya dimiliki oleh OCBC Bank Singapura. "Sementara itu Bank OCBC Indonesia adalah perseroan terbatas yang 99% sahamnbya dimiliki oleh OCBC Bank Singapura dan 1% dimiliki oleh Bank OCBC NISP," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih jauh Parwati mengatakan, kedua bank ini nantinya akan menggunakan nama dan logo bank OCBC NISP dan dengan demikian Bank OCBC Indonesia dibubarkan tanpa melalui likuidiasi terlebih dahulu.

"Penggabungan usaha atau merger ini dinyatakan efektif setelah seluruh proses perijinan selesai. Diharapkan dapat terlaksana pada 1 Januari 2011," ungkap Parwati.

Dengan penggabungan usaha tersebut maka total aset OCBC NISP menjadi Rp 47,6 triliun per 15 Oktober 2010 setelah sebelum penggabungan per akhir September 2010 hanya sebesar Rp 41,5 triliun.

Sementara itu laba bersih per 15 Oktober 2010 setelah penggabungan OCBC NISP tercatat menjadi Rp 479 miliar dimana sebelumnya hanya Rp 393 miliar per akhir September 2010.

 

 

(dru/dro)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads