Demikian disampaikan oleh Direktur Utama BDMN, Henry Ho dalam siara persnya, Selasa (9/11/2010).
Henry mengatakan, obligasi akan diterbitkan dalam dua seri yaitu 3 tahun dan 5 tahun dengan total nilai Rp 2 triliun. Obligasi ini memperoleh peringkat idAA+ (Stable) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Henry, penerbitan obligasi ini akan membantu perseroan dalam meragamkan sumber-sumber pendanaan serta menyeimbangkan profil pendanaan perseroan. Hingga triwulan III-2010, kredit perseroan tumbuh sekitar 25%. (dro/dnl)










































