28 Emiten 'Buka-bukaan' di Investor Summit

28 Emiten 'Buka-bukaan' di Investor Summit

- detikFinance
Rabu, 10 Nov 2010 10:12 WIB
Jakarta - Badan Pengawas Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) bersama Self Regulatory Organisation (SRO) lain, kembali menggelar Investor Summit & Capital Market Expo 2010 dengan tema "Capital Markets: Gateway to A Better Future". Acara tahunan ini diharapkan lebih meningkatkan peran investor domestik dalam peningkatan pasar modal di Indonesia.

"Penting untuk tingkatkan investor domestik demi mewujudkan tujuan kita yaitu memantapkan fungsi dan peran pasar modal, dalam meningkatkan investasi. Juga meningkat sosialisasi dan investasi pasar modal," kata Ketua Bapepam-LK Fuad Rahmany, dalam pembukaan Investor Summit & Capital Market Expo 2010 di Hotel Ritz Calton, SCBD Jakarta, Rabu (10/11/2010).

Tema kali ini dipilih untuk mengingatkan para pelaku pasar modal dan masyarakat Indonesia, bahwa investasi harus dilakukan agar memiliki masa depan yang lebih baik. Pasar modal Indonesia, sedang dalam tahap tumbuh. Hingga perdagangan Selasa (9/11/2010), IHSG berada di level 3.737,48, tumbuh 47,45% dari posisi akhir tahun lalu, 2.534,35. Bahkan dalam 8 tahun terakhir telah terjadi kenaikan 86,98%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor Summit & Capital Market Expo 2010  siap menghadirkan 28 emiten yang akan memaparkan rencana bisnis jangka panjang mereka. Jika tahun lalu jumlah investor yang hadir mencapai 1500 orang per hari, maka di tahun ini  Self Regulatory Organisation (SRO) pasar modal dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) membidik 2.000 orang per hari.

Berikut daftar 28 emiten yang akan mengikuti investor summit 2010:

  1. PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
  2. PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO)
  3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
  4. PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
  5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  6. PT Timah Tbk (TINS)
  7. PT Medco Energy Tbk (MEDC)
  8. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
  9. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
  10. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
  11. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
  12. PT Indo Tambang Raya Megah Tbk (ITMG)
  13. PT Holcim Tbk (SMCB)
  14. PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO)
  15. PT Astra International Tbk (ASII)
  16. PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR)
  17. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
  18. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA),
  19.  PT Telekomunikasi Tbk (TLKM)
  20. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
  21. PT Jasa Marga Tbk (JSMR)
  22. PT Indika Energy Tbk (INDY)
  23. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
  24. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
  25. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
  26. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)
  27. PT United Tractors Tbk (UNTR)
  28. PT Bank Danamon Tbk (BDMN).
 

(wep/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads