PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) siap melego saham 30% kepada publik terkait pencatatan saham perdana (IPO) anak usaha, PT Bakrie Toll Road (BTR) di kisaran 2011-2012.
Demikian disampaikan Presiden Direktur PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) Hiramsyah S Thaib di Hotel Ritz Calton, Jakarta, Rabu (10/11/2010).
"Kita kaji IPO anak usaha di 2011 awal pertengahan 2012. Kita juga kemungkinan akan terbitkan obligasi Bakrie Toll Road. Kita masih kaji, belum dipilih," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum sampai sejauh itu. Masih 1 tahun. Pertimbangan IPO atau obligasi karena kita melihat momentum. Sampai di kuartal IV 2011 masih bagus," paparnya.
Nantinya, hasil dana yang didapat IPO ataupun obligasi akan digunakan untuk pengembangan BTR, diantaranya ekspansi berupa akusisi jalan tol. Setidaknya, perseroan saat ini tengah menelaah 5 ruas tol.
"Kita masih fokuskan di Jawa. Detailnya jangan dulu," paparnya.
Ia juga menyampaikan, perseroan tengah menjajaki 3 mitra baru untuk kelanjutan pengembangan Rasuna Epicentrum, serta proyek lain seperti Lido dan Bukit Jonggol.
"Yang serius 3. Kita cari beberapa mitra untuk beberapa property seperti Jonggol dan Lido. Khusus untuk Timpark, masih butuh 1-2 tahun. Dana Rp 2 triliun dalam 10 tahun, kita akan mayoritas minimal 51%," paparnya.
Sementara, target pendapatan ELTY hingga akhir tahun bisa tumbuh mencapai 30-35%, dan untuk tahun depan bakal lebih tinggi lagi dari sebelumnya.
Untuk Limitless, sebagai salah satu investor strategis persroan, hingga akhir tahun dipastikan telah menginvestasikan dana US$ 30 juta guna pengembangan Rasuna Epicentrum. Dirinya pun percaya, bahwa sisa dana US$ 90 juta yang menjadi komitmen awal akan cair mulai tahun depan.
"Limitless kan restrukturisasi sudah hampir pulih, jadi mereka mau lari lagi," imbuhnya.
(wep/ang)











































