Demikian disampaikan oleh Direktur Keuangan INTP Christian Kartawijaya dalam konferensi persnya disela acara Investor Summit and Capital Market 2010 di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (10/11/2010).
"Tahun ini kita menganggarkan capital expenditure (capex) senilai US$ 70-75 juta nah tahun depan hampir sama sekitar US$ 70-75 juta. Dan tersebut diambil dari kas internal perusahaan," ujar Christian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khusus untuk tahun depan Indocement akan menggunakan capex untuk membangun 2 unit penggilingan semen," jelasnya.
Saat ini kapasitas produksi yang dimiliki INTP sampai dengan akhir 2010 sebesar 18,6 juta ton. Christian mengatakan, dengan dibangunnya pabrik penggilingan tersebut maka kapasitas produksi perseroan akan meningkat sebanyak 1,5-2 juta ton lagi. Sehingga kapasitas produksi bisa mencapai 20 juta ton lebih.
"Nilai investasinya, mencapai US$ 70-80 juta dan mudah-mudahan bisa selesai di 2013 atau dalam waktu 2-3 tahun kedepan," tuturnya.
Lebih lanjut Ia mengatakan, pertumbuhan konsumsi semen nasional di tahun ini meningkat 8,3%. Dimana penjualan domestik Indocement juga mengalami kenaikan 13,5%.
"Di akhir tahun, INTP juga menargetkan pangsa pasar meningkat dua persen dari saat ini 29,7% menjadi 31,1%," kata Dia.
Untuk tahun depan, lanjutnya, volume penjualan diperkirakan akan mengikuti (in line) dengan GDP yakni sekitar 5-6 persen. Jikalau ada kenaikan, menurutnya hal tersebut akan tergantung dari pertumbuhan infrastruktur di 2011.
(dru/qom)











































