Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Kamis (11/11/2010), harga saham KRAS ditutup naik Rp 70 (5,51%) ke level Rp 1.340 per saham.
Volume transaksi tercatat sebanyak 1,825 miliar saham senilai Rp 2,527 triliun. Harga saham KRAS terus melejit tajam malah sempat menyentuh level Rp 1.520 per saham atau naik 19,68% dari penutupan kemarin Rp 1.270 per saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Transaksi beli asing hari ini sebesar Rp 35,869 miliar, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 51,888 miliar, sehingga transaksi jual bersih asing (foreign net sell) hari ini hanya sebesar Rp 16,018 miliar.
Meskipun saham KRAS diterpa banyak masalah kontroversial, mulai dari dugaan adanya korupsi hingga gugatan dari 13 ekonom, kenyataannya investor tidak memusingkan soal itu dan harga saham BUMN baja itu terus melaju. Kenaikan tajam harga saham KRAS selama 2 hari berturut-turut menunjukkan adanya minat investor terhadap saham ini.
"Kenaikan tajam harga saham KRAS jelas merupakan mekanisme pasar. Ini bukan dibuat-buat seperti yang beberapa pengamat katakan. Mereka itu tidak mengerti mekanisme pasar. Kenaikan ini justru menunjukkan kalau investor-investor kita sangat meminati saham ini," ujar Kepala Bapepam-LK Fuad A Rahmany di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (11/11/2010).
Broker yang tercatat membeli saham KRAS paling banyak hari ini adalah PT Kim Eng Securities (ZP) 175.476 lot, PT eTRading Securities (YP) 56.637 lot dan PT BNI Securities (NI) 37.210 lot.
Broker yang tercatat menjual saham KRAS paling banyak hari ini adalah PT Bahana Securities (DX) 148.007 lot, PT Valbury Asia Securities (CP) 66.069 lot, PT Kapita Sekurindo (AD) 41.603 lot.
(dro/qom)











































