Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyambut perdagangan akhir pekan dengan pelemahan 13 poin. Indeks terseret pelemahan bursa global serta dilanda aksi profit taking.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) juga ikut melemah, dibuka di level Rp 8.900/US$ dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.895/US$.
Pada pembukaan preopening, IHSG langsung turun 10,961 poin (0,29%) ke level 3.733,657. Sementara Indeks LQ 45 turun 2,857 poin (0,42%) ke level 682,709.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG makin melemah, turun 15,348 poin (0,41%) ke level 3.729,270. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 3,828 poin (0,56%) ke level 681,738.
Tekanan jual diprediksi akan kembali melanda lantai bursa. Pelemahan bursa-bursa utama dunia akan dimanfaatkan investor untuk melakukan profit taking setelah kenaikan yang tajam sebelumnya.
Bursa-bursa di Asia juga rata-rata melenggang di teritori merah pagi ini. Hal ini memberi sentimen negatif bagi pergerakan bursa dalam negeri. Sepanjang hari ini, IHSG diprediksi akan bergerak di zona merah.
Regional memerah atas sentimen negatif kondisi bursa-bursa global. Pada perdagangan Kamis (11/11/2010), indeks Dow Jones melemah 73,94 poin (0,65%) ke level 11.283,10. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 5,17 poin (0,42%) ke level 1.213,54 dan Nasdaq melemah 23,26 poin (0,90%) ke level 2.555,52.
Berikut kondisi bursa regional di pagi hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 37,36 poin (1,19%) ke level 3.110,39.
- Indeks Hang Seng turun 319,15 poin (1,29%) ke level 24.381,15.
- Indeks Nikkei 225 turun 80,14 poin (0,81%) ke level 9.781,32.
- Indeks Straits Times turun 24,65 poin (0,75%) ke level 3.268,74.
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) juga ikut melemah, dibuka di level Rp 8.900/US$ dibandingkan penutupan kemarin di Rp 8.895/US$.











































