Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkapar 78 poin akibat maraknya aksi profit taking di saham-saham unggulan. Sebanyak 206 saham mengantar kejatuhan IHSG kembali ke level 3.600.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 13,671 poin (0,37%) ke level 3.730,947. Pelemahan ini terjadi akibat sentimen negatif bursa global serta awal dari aksi profit taking.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG turun 29,555 poin (0,79%) ke level 3.715,063. Aksi profit taking terjadi di saham-saham unggulan, terutama saham komoditas tambang dan perkebunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 146.011 kali pada volume 6,438 miliar lembar saham senilai Rp 5,989 triliun. Sebanyak 30 saham naik, 206 saham turun, dan 47 saham stagnan.
Sepanjang perdagangan hari ini, indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau. Pergerakannya jatuh semakin dalam di teritori negatif karena aksi jual masif di saham-saham unggulan.
Capaian tertinggi IHSG hari ini hanya di level 3.744,535. Bahkan, indeks sempat menyentuh level terendah di 3.633,418
Bursa-bursa regional juga masih terkena dampak pelemahan bursa global. Hingga sore ini, bursa regional masih bergerak di teritori negatif.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 162,31 poin (5,16%) ke level 2.985,44.
- Indeks Hang Seng turun 477,72 poin (1,93%) ke level 24.222,58.
- Indeks Nikkei 225 turun 136,65 poin (1,39%) ke level 9.724,81.
- Indeks Straits Times turun 37,42 poin (1,14%) ke level 3.255,97.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Astra Internasional (ASII) naik Rp 300 ke Rp 56.800, Bank Tabungan Pensiun (BTPN) naik Rp 300 ke Rp 15.300, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 200 ke Rp 28.000, dan Waran Inovisi (INVS-W) naik Rp 150 ke Rp 3.350.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indotambang (ITMG) turun Rp 2.300 ke Rp 49.900, Multi Bintang (MLBI) turun Rp 2.000 ke Rp 250.000, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 850 ke Rp 20.400, dan Unilever (UNVR) turun Rp 850 ke Rp 22.600.











































