Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany mengatakan, harga IPO KS sudah sangat wajar dan lebih bagus dari harga saham perusahaan baja asal Korea yakni Posco.
"Harga di situ tuh harga yang wajar bahkan lebih bagus dari harga Posco di Korea kemarin. Sebelumnya Sky Tower Bersama yang IPO juga naik 49%. KS itu kan sama segitu naiknya 48%. Terus Bank Jabar Banten itu naiknya sampai 50% lebih gede lagi, wajar itu dari market. Kan beda pasar perdana dengan sekunder di market," ujar Fuad ketika ditemui di sela acara Infobank Outlook 2011 di Graha Niaga, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (16/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebaiknya kita positif saja lebih konstruktif walaupun ada kritik nggak apa, tapi jangan ada informasi-informasi yang menyesatkan yang mempengaruhi iklim investasi, kita nggak perlu khawatirlah sekarang, semua indikator-indikator ekonomi kita bagus. Sekarang kalau ada perubahan indeks turun lebih banyak itu global tren saja. Domestiknya itu bagus," papar Fuad.
Dikatakan Fuad dirinya sudah mendapatkan laporan alokasi tentang saham KS. Dari laporan tersebut dikatakan kepemilikan saham publik KS sebesar 27% dipegang investor ritel dan 73% dimiliki investor institusional.
Investor ritel domestik yang memiliki saham KS jumlahnya 16 ribu orang di luar reksa dana. Menurutnya soal permasalahan banyaknya investor yang tak kebagian jatah saham KS tak perlu diributkan.
"Kita harus ambil hikmah dari KS ini dan mudah-mudahan ke depan ada perbaikan. Kita harus lebih transparan dan sosialisasi," cetus Fuad.
(dnl/dro)











































