ADVERTISEMENT

Wal-Mart, Casino, Lotte 'Incar' Hypermart, Lippo Tunggu Kajian Merrill Lynch

- detikFinance
Rabu, 17 Nov 2010 12:30 WIB
Jakarta - Tiga peritel besar asing dikabarkan tengah mengincar salah satu perusahaan ritel besar Indonesia yaitu Hypermart, yang merupakan unit usaha PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).

Menurut sumber-sumber yang dilansir Reuters, 3 peritel asing yang tengah mengincar hypermart adalah Wal-Mart, Casino, dan Lotte. Nilai penjualan Hypermart dikabarkan bisa mencapai US$ 1 miliar.

Matahari memang saat ini diisukan akan menjual unit usaha ritelnya tersebut karena akan fokus di bisnis utamanya yaitu di bidang kesehatan dan properti. Perusahaan milik Lippo Group ini ingin merestrukturisasi asetnya untuk mengoptimalkan bisnis ritel yang ada di Hypermart.

Hypermart merupakan jaringan bisnis ritel terbesar kedua di Indonesia setelah Carrefour.

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama Matahari Benjamin Mailool belum mau berkomentar seputar kabar tersebut, karena saat ini perseroan tengah menunggu kajian dari penasihat keuangannya yaitu Merryll Lynch.

"Posisi status masih belum ada perkembangan karena hasil analisa final Merryll Lynch belum keluar. Baru sebatas eksplorasi, menjajaki untuk dapat kiat-kiat dan proposal yang lebih konkret dan substantif untuk optimalisasi company value," tutur Benjamin kepada detikFinance, Rabu (17/10/2010).

Hasil kajian Merryll Lynch terhadap restrukturisasi aset Matahari termasuk Hypermart ini diharapkan rampung pada pertengahan Desember 2010.

Wal-Mart saat ini tercatat sebagai peritel raksasa terbesar di dunia asal Amerika Serikat. Sementara Casino merupakan peritel terbesar kedua terbesar dunia asal Prancis. Casino baru-baru ini mengakuisisi Carrefour Thailand dalam sebuah kesepakatan bernilai US$ 1,2 miliar. Sedangkan Lotte adalah peritel asal Korea Selatan yang kini sudah masuk ke Indonesia setelah mengakuisi Makro. (dnl/qom)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT