Pemerintah mengatakan nama direksi dan komisaris PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan diumumkan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Desember 2010.
Demikian disampaikan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar di Auditorium Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (18/11/2010).
"Pada 17 Desember 2010 agendanya pengumuman direksi baru, jadi nama sudah keluar tapi belum bisa disebutkan. Nama sudah ada, jadi tak gantung lagi," jelas Mustafa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam RUPS Telkom terakhir, pemerintah sepakat memperpanjang sementara masa jabatan direksi dan komisaris Telkom sampai pemerintah bisa menentukan penggantinya. Namun, pemilihan direksi dan komisaris Telkom ternyata memakan waktu cukup lama dan berjalan cukup alot.
Beberapa direksi yang sudah habis masa jabatan, salah satunya yaitu Direktur Utama Rinaldi Firmansyah. Sementara di jajaran komisaris, ada Komisaris Utama Telkom Tanri Abeng.
Sebelumnya, Mustafa pernah menyatakan keterlambatan pergantian direksi BUMN telekomunikasi itu akibat proses pemilihan yang cukup panjang. Meski prosesnya panjang, ia menegaskan pemiliha direksi dan komisaris baru Telkom ini bebas dari campur tangan politik.
Sumber detikFinance di kementerian BUMN sebelumnya menyatakan, pemerintah kemungkinan menunjuk kembali Rinaldi Firmansyah sebagai Direktur Utama PT Telkom Tbk. Selain Rinaldi, mantan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Mantan Wakil Direktur Utama PLN Rudiantara, dan Mantan Direktur Utama Indosat Djhonny Swandi Sjam terpilih jadi Komisaris Telkom.
(dnl/qom)











































