Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 20 poin dan melirik kembali level 3.700. Menguatnya IHSG didorong oleh penguatan saham-saham konsumer.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 16,532 poin (0,45%) ke level 3.694,436. Menguatnya bursa-bursa global menjadi pendorong kenaikan IHSG.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (19/11/2010), IHSG naik 20,087 poin (0,55%) ke level 3.697,991. Sedangkan Indeks LQ 45 naik 3,994 poin (0,59%) ke level 679,977.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sempat mendaki menembus level psokologis 3.700 atau atau posisi tepatnya di 3.702,225. Sementara posisi terendahnya hari ini berada di level 3.678,474.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 65.128 kali pada volume 6,075 miliar lembar saham senilai Rp 3,025 triliun. Sebanyak 88 saham naik, 77 saham turun dan 85 saham stagnan.
Meski semalam bursa-bursa global mencetak penguatan, bursa regional tidak terlalu menyambut sentimen positif ini dan bergerak secara mixed. Beberapa bursa di Asia ada yang tersandung masuk ke teritori negatif.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 31,48 poin (1,10%) ke level 2.833,98.
- Indeks Hang Seng turun 362,49 poin (1,53%) ke level 23.274,90.
- Indeks Nikkei 225 naik 26,68 poin (0,27%) ke level 10.040,31.
- Indeks Straits Times turun tipis 18,60 poin (0,58%) ke level 3.196,62.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 5.000 ke Rp 265.000, Indospring (INDS) naik Rp 1.900 ke Rp 11.600, Adira (ADMF) naik Rp 1.800 ke Rp 12.300, dan Multibreeder Adirama (MBAI) naik Rp 700 ke Rp 17.350.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 500 ke Rp 27.100, Bank BRI (BBRI) turun Rp 200 ke Rp 11.900, Bank Tabungan Pensiunan (BTPN) turun Rp 200 ke Rp 14.900, dan Mayora (MYOR) turun Rp 100 ke Rp 11.500.











































