Pada perdagangan Senin (22/11/2010), indeks Dow Jones industrial average melemah tipis 24,97 poin (0,22%) ke level 11.178,58. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 1,89 poin (0,16%) ke level 1.197,84, namu Nasdaq menguat 13,90 poin (0,55%) ke level 2.532,02.
Nasdaq menguat setelah Citigrup menaikkan proyeksi atas produsen chip SanDisk Corpm Amkor Technology Inc dan Teradyne Inc.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi yang terjadi di Eropa itu membuat dolar AS menguat lagi. Investor kembali berburu investasi yang aman sepert obligasi pemerintah AS dan juga emas.
Investor khawatir upaya penyelamatan itu tidak akan efektif dalam jangka panjang dan pasar tidak akan berhenti berpikiran Portugal dan Spanyol akan mengalami nasib yang sama.
"Risiko Irlandia sedikit terselesaikan, namun ini menempatkan risiko pada Portugal dan kemungkinan Spanyol, yang menempatkan risiko lebih besar pada euro," ujar Omer Esiner, analis dari Commonwealth Foreign Exchange seperti dikutip dari Reuters, Selasa (23/11/2010).
Perdagangan saham di New York Stock Exchange sangat tipis menjelang libur Thanksgiving. Sementara dolar AS kembali tercatat menguat atas mayoritas mata uang lainnya, dengan indeks Dolar AS naik 0,21% menjadi 78,66.
(qom/qom)











































