Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 63 poin bersamaan dengan jatuhnya bursa regional akibat memanasnya konflik antara Korea Selatan dan Korea Utara. Kekhawatiran investor berdampak kepada aksi jual masif di saham-saham unggulan menjelang penutupan perdagangan.
Membuka perdagangan tadi pagi, IHSG langsung jatuh di zona merah, turun 13,503 poin (0,36%) ke level 3.727,726 seiring melemahnya bursa-bursa regional. Sepanjang perdagangan, IHSG belum berhasil keluar dari teritori negatif.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG terkoreksi 30,284 poin (0,81%) ke level 3.710,945. Tekanan jual pada saham-saham tambang dan perkebunan memaksa indeks jatuh semakin dalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi IHSG tertinggi hari ini berada di level 3.741,039 atau tepat pada saat pembukaan bursa, setelah itu indeks terus menurun dan bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan. Posisi terendahnya hari ini berada di level 3.658,577.
Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 110.648 kali pada volume 7,533 miliar lembar saham senilai Rp 5,443 triliun. Sebanyak 53 saham naik, 166 saham turun dan 80 saham stagnan.
Aksi tekanan jual besar-besar terjadi pada saham-saham komoditas, seperti tambang dan perkebunan membuat harga sahamnya terkoreksi cukup dalam. Seluruh sektor industri di bursa mengalami pelemahan, secara rata-rata tak satu pun yang berhasil menguat.
Banyak investor menarik keluar portfolio sahamnya untuk mengamankan dananya setelah terjadi konflik antara Korea Selatan dan Korea Utara. Investor khawatir konflik ini akan semakin dalam menjatuhkan IHSG.
Bursa-bursa Asia semakin mendapatkan tekanan akibat konflik Korut-Korsel itu. Padahal investor sebelumnya telah mendapatkan sentimen negatif dari kekhawatiran krisis utang Irlandia yang akan menyebar ke negara-negara Eropa lainnya.
Berikut kondisi bursa-bursa regional di sore ini:
- Indeks Komposit Shanghai turun 56,09 poin (1,94%) ke level 2.828,28.
- Indeks Hang Seng anjlok 627,88 poin (2,67%) ke level 22.896,14.
- Indeks Straits Times turun 56,71 poin (1,78%) ke level 3.134,21
- Indeks KOSPI turun 15,40 poin (0,79%) ke level 1928,94.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Indomobil (IMAS) naik Rp 1.200 ke Rp 7.350, Multi Prima Sejahtera (LPIN) naik Rp 675 ke Rp 3.400, Lionmesh (LMSH) naik Rp 350 ke Rp 5.000, dan Mandom (TCID) naik Rp 300 ke Rp 7.500.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indotambang (ITMG) turun Rp 1.350 ke Rp 49.450, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.250 ke Rp 45.500, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 850 ke Rp 25.050, dan Astra Internasional (ASII) turun Rp 800 ke Rp 54.200.











































