Duo Korea Memanas, Bursa Asia Berjatuhan

Rekomendasi Saham

Duo Korea Memanas, Bursa Asia Berjatuhan

- detikFinance
Rabu, 24 Nov 2010 07:33 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terpangkas cukup dalam lebih dari 1% seiring rontoknya bursa-bursa regional setelah memanasnya konflik antara Korea Utara dan Korea Selatan. Investor kini mulai berjaga-jaga menunggu lebih jauh dampak dari serangan Korut ke Korsel itu.

Pada perdagangan Selasa (23/11/2010), IHSG jatuh 63,035 poin (1,68%) ke level 3.678,194. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 13,979 poin (2,03%) ke level 673,144.

"Pada perdagangan kemarin (23/11) mayoritas pasar saham Asia ditutup turun tajam akibat turun tajamnya saham-saham keuangan dan properti di mayoritas bursa saham Asia serta ketegangan antara Korea Utara yang menyerang Korea Selatan," jelas Arifin Hasudungan, Research Analyst dari Bapindo Bumi Sekuritas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memanasnya konflik antara Korut dan Korsel masih akan menekan langkah IHSG. Apalagi bursa-bursa regional pagi ini dibuka langsung rontok. IHSG pada perdagangan Rabu (24/11/2010) diprediksi akan mengalami koreksi cukup dalam.

Kemarin saham-saham di bursa Wall Street langsung rontok akibat memanasnya konflik antara Korea Selatan dan Korea Utara, ditambah masalah krisis utang Irlandia yang dikhawatirkan menular ke negara lain.

Pada perdagangan Selasa (23/11/2010), indeks Dow Jones Industrial Average merosot hingga 142,21 poin (1,27%) ke level 11.036,37. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 17,11 poin (1,43%) ke level 1.180,73 dan Nasdaq merosot 37,07 poin (1,46%) ke level 2.494,95.

Bursa Jepang dan Korsel juga langsung dilanda aksi jual hebat. Pada perdagangan Rabu, indeks Nikkei-225 dibuka langsung merosot 172,65 poin (1,71%) ke level 9,942,54. sementara Bursa Korsel juga langsung merosot, dengan Indeks KOSPI dibuka anjlok 45,02 poin (2,33%) ke level 1.883,92.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:

Finan Corpindo Nusa:

Turunnya harga komoditas terutama CPO, kekhawatiran bahwa krisis utang Irlandia akan menyebar ke negara Eropa lainnya serta krisis di Semenanjung Korea menyebabkan IHSG terkoreksi signifikan. Untuk Rabu, IHSG diperkirakan akan bergerak dengan support 3.640 dan resistance 3.730 dan masih cenderung berpotensi melemah dengan minimnya sentimen positif di pasar.

Panin Sekuritas:


Aksi jual melanda bursa regional asia menyusul konflik di semenanjung Korea. Meningkatnya tensi geopolitik memicu investor untuk melepas portofolio mereka. Kami memproyeksikan tekanan jual masih akan melanda pasar dalam beberapa hari mendatang. Disisi lain, turunnya harga saham juga dapat dimanfaatkan investor untuk mendapatkan harga murah. Dari sisi trend, saat ini IHSG masih berada dalam pola uptrend. Kisaran support-resistance 3.633-3.698.

eTrading Securities:

Pada perdagangan hari Selasa IHSG ditutup melemah 63 point (-1.68%) dan berada dikisaran 3678, IHSG melemah dikarenakan memanasnya hubungan korea utara dan korea selatan dimana masing - masing pihak telah saling tembak menembak peluru artileri yang menyebabkan bursa regional melemah, asing sendiri melakukan net sell sebesar 213 milliar dan yang berhasil bertahan di zona hijau adalah group2 bakrie seperti BUMI dan BNBR yang juga menjadi top value pada hari ini. IHSG sendiri pada hari ini akan berada dalam kisaran 3663-3715 dengan saham yang dapat diperhatikan antara lain BUMI,BNBR, DOID, HADE, dan BNGA.

Bapindo Bumi Sekuritas:

Pada pagi ini, secara teknikal kami memproyeksikan IHSG akan terus melanjutkan penurunannya oleh karena indikator stochastic dan candle IHSG memberikan sinyal bahwa IHSG kehilangan momentumnya untuk naik. Pada perdagangan hari ini kami memproyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support 3.622,25 - 3.787,17 resistance dengan kecenderungan melemah. Saham-saham pilihan hari ini: INDY, ANTM, PGAS, BRAU, ICBP.

Asjaya Indosurya Securities:

Kekhawatiran investor terhadap krisis utang Eropa yang kian menyebar menghilangkan sentimen positif penyelamatan Irlandia oleh ECB dan IMF. Investor melihat perkembangan ekonomi Portugal yang mengalami defisit fiskal cukup besar hingga mencapai US$ 70,5 miliar (9,13% dari PDB) dalam 3 tahun ke depan. Tetapi, Portugal berencana mengurangi defisitnya menjadi 7,3% setahun ke depan dan 2 tahun berikutnya menjadi 4,6%. Diharapkan progam tersebut berjalan agar kekhawatiran pasar atas Eurozone tidak bertambah parah. Pasar juga masih berspekulasi terhadap data inflasi di China yang bisa mempengaruhi perubahan suku bunganya.

Semalam, mayoritas bursa AS terkena imbas negatif karena kondisi-kondisi tersebut. Padahal beberapa data AS seperti upah tenaga kerja, consumer spending, dan kepercayaan masyarakat mulai menunjukkan peningkatan. Sedangkan pengangguran mulai menurun. Penurunan bursa AS ini kemungkinan masih akan menahan laju pergerakan IHSG hari ini. Tetapi, dengan adanya pencatatan saham perdana PT. Wintermar Offshore Marine Tbk. diharapkan bisa menahan laju penurunan. Saham perdana Wintermar ditawarkan pada harga Rp 380 dan berharap bisa mencetak gain di hari pertama pencatatan.

Pada perdagangan Rabu (24/11) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.622,25-3.668,39 dan resistance 3.750,85-3.787.17. Candle kembali membentuk pola hammer , yang masih mengindikasikan berkurangnya kekuatan daya beli. MACD kembali gagal bersinggungan dan cendrung flat. RSI, Williams %R, dan Stochastic masih akan tertahan menuju area overbought. Pelemahan IHSG hari ini dimungkinkan terjadi. Investor bisa melakukan pembelian selektif, terutama pada saham-saham lapis kedua atau bisa juga mentransaksikan saham perdana Wintermar untuk menahan penurunan IHSG.


(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads