BRI Segera Stock Split 1:2

BRI Segera Stock Split 1:2

- detikFinance
Rabu, 24 Nov 2010 12:10 WIB
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) siap melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2. Dengan begitu, nilai nominal saham yang lama Rp 500 per lembar akan dipecah menjadi Rp 250 per lembar. Eksekusi ditargetkan rampung tahun 2010 setelah hari ini pemegang saham menyetujui rencana tersebut.

Demikian disampaikan Direktur Keuangan dan Internasional BRI, Achmad Baiquni, di Kantornya Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (24/11/2010).

Proses pemecahan saham BRI dengan rasio tersebut, didasarkan dari perbandingan rasio tiga bank besar non BRI, diantaranya Bank Tabungan Negara (BTN). Selain itu, saham BRI juga dikelompokkan dalam tiga segmen berdasarkan tingkat likuiditasnya. Akhirnya disepakati rasio pemecahan 1:2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepastian harga saham yang terpangkas menjadi dua, masih menunggu proses administratif dan penutupan perdagangan terakhir oleh Bursa Efek Indonesia. Namun manajeman memperkirakan harga penutupan saham BRI tetap berada di level Rp 12.000, dan dengan asumsi tersebut maka nilai saham BRI akan menjadi Rp 6.000 per saham.

Hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini, saham BRI berada di level Rp 11.350, turun 2,15% dari pembukaan perdagangan tadi pagi Rp 11.650.

"Stock split pada dasarnya tidak merubah struktur permodalan maupun nilai kapitalisasi pasar. Ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham dan memperluas kepemilikan saham perseroan di BEI," ungkapnya.

Dengan stock split, maka saham yang ditempatkan dan disetor pernuh Rp 6.167.290.500.000 atau 24.669.162.000 saham seri A dwiwarna dan 24.669.161.999 saham seri B.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads