Menurut Direktur Keuangan WIKA, Ganda Kusuma, perseroan masuk dalam proyek ini pada Oktober 2010 dan pengumumannya diperkirakan akan terjadi di akhir tahun ini. "Timor Leste itu, luar negeri kan. Kita lagi pitching, dayanya 50-100 MW. Sumber listrik dari fuel (minyak)," paparnya.
Memang perseroan tengah serius menggarap proyek pembangkit listrik di berbagai negara, termasuk di luar negeri. Tercatat kini proyek pembangkit listrik yang tengah dikerjakan perseroan diantaranya, PLTU Kalsel 2x65 MW, PLTU Sulut 2x25 MW, PLTGU Muara Karang 2x250 MW, PLTU Cilacap 2x300 MW, PLTGU Labuhan Angin 2x115 MW, dan PLTU Labuan Banten 2x300 MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan juga tengah mendirikan bangunan strata tittle berupa apartemen dan kantor di kav. 3-4 miliknya. Nantinya apartemen dijual, sementara ruang perkantoran akan disewakan kepada anak usaha WIKA, seperti WIKA Realty, WIKA Beton, dan sebagainya.
Sebelumnya, perseroan telah menggarap beberapa proyek di luar negeri yaitu proyek jalan tol di Aljazair senilai Rp 700 miliar, proyek pembangunan mal di Libya senilai Rp 116 miliar.
(wep/dnl)











































