Pemerintah mempersiapkan penjualan saham perdana 10 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Rencananya 7-10 perusahaan pelat merah ini akan menggelar initial public offering (IPO) di tahun 2011.
"Untuk tahun 2011 ada IPO 7-10 BUMN. Sekarang sudah ada list evaluasinya. Pak Hatta (Rajasa, Menko Perekonomian) saya minta buat pertemuan membicarakan perusahaan yang akan go public," ujar Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/11/2010).
Perusahaan yang akan go public ini berasal dari berbagai sektor. Sementara untuk akhir 2010 akan dilakukan optimalisasi privatisasi BNI, Mandiri, KS, dan Garuda Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mustafa, IPO BUMN sangat menolong percepatan pertumbuhan BUMN yang bersangkutan. Pemerintah menjamin tidak akan menyerahkan seratus persen saham kepada pihak asing.
"Jumlah itu kecil sekali dibanding 141 BUMN lainnya. Telkom, BNI, Mandiri semua semakin bagus setelah IPO," tandanya.
Mustafa berjanji akan transparan dalam proses IPO BUMN. Menurutnya masalah IPO KS karena kurang komunikasi.
"Kami minta kesempatan kepada DPR akan kita jelaskan sejelas-jelasnya. Kami akan menjelaskan saling melengkapi supaya clear," tutupnya.
(van/ang)











































