Presiden Direktur BNBR Bobby Gafur Umar mengatakan, kerugian ini dialami karena beban bunga utang di kuartal III-2010 meningkat menjadi Rp 1,46 triliun.
"Beban bunga konsolidasi BNBR meningkat menjadi Rp1,46 triliun sehingga perseroan mencatatkan rugi bersih senilai Rp 565,9 miliar," ujar Bobby dalam siaran pers, Jumat (26/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Menurut Bobby peningkatan pendapatan ini karena penjualan yang meningkat dari unit usaha BNBR yakni PT Bakrie Energy International senilai Rp 3,58 triliun.
Karena beban utang perseroan yang tinggi, Bobby mengatakan akan terus menurunkan beban utang perseroan. Sampai kuartal III-2010, perseroan mengaku sudah mengurangi nilai utangnya Rp 1,3 triliun.
"Perseroan telah membayar sejumlah pinjaman jangka pendek. Ini menjadi bagian yang strategis dari program revitalisasi keuangan BNBR," jelas Bobby.
(dnl/dnl)











































