Marak Sentimen Negatif, IHSG Tertekan 13 Poin

Marak Sentimen Negatif, IHSG Tertekan 13 Poin

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Senin, 29 Nov 2010 09:37 WIB
Marak Sentimen Negatif, IHSG Tertekan 13 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah poin akibatnya maraknya sentimen negatif, baik dari regional maupun global. Kekhawatiran antara krisis utang di Eropa dan pengetatan likuiditas di China masih akan membayangi pergerakan indeks hari ini.

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pun kembali melemah, dibuka di posisi Rp 9.035/US$ dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di posisi Rp 9.005/US$. Ini merupakan posisi Rupiah paling lemah sejak 1 September 2010 lalu.

Pada pembukaan preopening, IHSG melemah 14,179 poin (0,39%) ke level 3.628,321. Sementara Indeks LQ 45 turun 3,720 poin (0,57%) ke level 658,116.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membuka perdagangan awal pekan ini, Senin (29/11/2010), IHSG turun 13,481 poin (0,37%) ke level 3.629,019. Indeks LQ 45 turun 3,603 poin (0,54%) ke level 658,233.

Pelemahan IHSG tidak berhenti sampai di situ, hingga pukul 9.35 waktu JATS, indeks semakin melemah, turun 24,256 poin (0,67%) ke level 3.618,244. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 5,279 poin (0,80%) ke level 656,557.

Pergerakan indeks hari ini diperkirakan masih akan dibayang-bayangi oleh banyak sentimen negatif sehingga akan fluktuatif. Beberapa sentimen negatif yang masih akan muncul adalah konflik militer antara Korea Utara dan Korea Selatan, kebijakan pengetatan likuiditas oleh Bank Sentral China dan kekhawatiran lanjutan utang Spanyol dan Portugal menuyusul dana talangan ke Yunani dan Irlandia.

Meski masih dibayangi pelemahan, namun hadirnya emiten baru, PT Wintermar Offshore Marine Tbk diharapkan bisa membawa sedikit penyegaran di lantai bursa. Wintermar akan melepas sebanyak 900 juta saham baru dengan harga Rp 380 per lembar saham.

Beberapa bursa di Asia berjalan di teritori negatif pagi ini atas maraknya sentimen negatif baik dari regional maupun global. Namun, ada sebagian yang berhasil mencetak penguatan tipis.

Berikut kondisi bursa-bursa regional di pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai turun 16,00 poin (0,56%) ke level 2.855,69.   
  • Indeks Hang Seng naik tipis 4,23 poin (0,02%) ke level 22.881,48.   
  • Indeks Nikkei 225 turun 29,82 poin (0,30%) ke level 10.069,38.   
  • Indeks Straits Times turun 6,20 poin (0,20%) ke level 3.151,88.
Sementara nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS kembali melemah, dibuka di posisi Rp 9.035/US$ dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di posisi Rp 9.005/US$. Ini merupakan posisi Rupiah paling lemah sejak 1 September 2010 lalu.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads