Namun pelemahan saham-saham berkurang seiring menguatnya saham-saham energi dan finansial di sesi akhir. Tipisnya volume perdagangan membuat perdagangan berjalan sangat volatile.
Pada perdagangan Senin (29/11/2010), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 39,51 poin (0,26%) ke level 11.052,49. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 1,64 poin (0,14%) ke level 1.187,76 dan Nasdaq melemah 9,34 poin (0,37%) ke level 2.525,22.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Katakan kepada saya kemana euro pergi dan saya akan mengatakan kepada Anda dimana pasar saham akan pergi," ujar Michael James, pialang senior Wedbush Morgan seperti dikutip dari Reuters, Selasa (30/11/2010).
Saham-saham energi menguat seiring lonjakan harga minyak mentah dunia hingga 2,3%. Saham Exxon Mobil tercatat menguat 0,3% menjadi US$ 69,45, setelah sebelumnya sempat melemah.
Sementara saham-saham perbankan juga mengalami perbaikan setelah sebelumnya merosot tajam. Indeks bank KBW naik 1% berkat kenaikan saham Bank of America hingga 1,5% menjadi US$ 11,31.
(qom/qom)











































