Satu diantaranya DIM meluncurkan reksa dana Dollar AS berjenis pendapatan tetap bernama Danareksa Melati Platinum Dollar AS.
DIM menangkap potensi imbal hasil yang menarik dengan menempatkan maksimal 20% portofolionya pada efek saham di pasar saham Indonesia dan global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengungkapkan, dengan kisaran target kinerja 6-8% net per tahun, DIM yakin Danareksa Melati Platinum Dollar AS pada tahun pertama mampu meraih dana kelolaan hingga US$ 25 juta.
Lebih jauh Prihatmo mengatakan, 4 reksadana dari 5 yang diluncurkan tersebut diantaranya telah menghimpun dana kelolaan hingga Rp 570 miliar.
Kelima reksa dana yang diluncurkan DIM tersebut terdiri dari 4 reksadana proteksi dan 1 reksa dana pendapatan tetap denominasi Dollar AS. Dengan berbasis pada obligasi berperingkat minimal AA-, reksa dana terproteksi yang diterbitkan DIM menetapkan imbal hasil 7,5-8 persen.
(dru/ang)











































